Model harga Bitcoin
Tiga model harga jangka panjang Bitcoin — Bagan Pelangi, Rasio Stok-ke-Arus, dan Hukum Pangkat — menunjukkan harga "wajar" historis dan posisi saat ini BTC relatif terhadap tren jangka panjang.
Bagan Pelangi
Умеренно перекупленRasio Stok terhadap Arus (S2F)
Rencana BHukum Kekuasaan
Jangka panjangCara kerja model penetapan harga Bitcoin?
Model penetapan harga Bitcoin — adalah alat matematika yang mencoba memperkirakan nilai jangka panjang yang "wajar" BTC berdasarkan berbagai faktor: kelangkaan, dinamika pertumbuhan historis, atau perbandingan dengan aset langka lainnya. Tak satu pun dari faktor-faktor tersebut merupakan ramalan pasti—melainkan kerangka kerja untuk memahami di mana BTC berada dalam siklus jangka panjangnya.
Bagan Pelangi didasarkan pada regresi logaritmik dari harga historis. BTCSembilan garis warna dari ungu ("apakah ini asli?" - beli) hingga merah tua ("jual - obral besar"). Pada Maret 2020 Bitcoin Harganya turun ke zona biru tua "Pada dasarnya sebuah kesempatan yang sangat menguntungkan" di sekitar $3.800. Pada November 2021, harga tersebut memasuki zona merah di $67.000. Di antara kedua ekstrem ini, terdapat kenaikan sebesar 1.660%.
Stok-ke-AliranModel yang dibuat oleh analis anonim Plan B pada tahun 2019 ini membandingkan Bitcoin dengan emas: semakin tinggi rasio cadangan yang terakumulasi terhadap produksi tahunan, semakin tinggi pula harganya. Model ini memprediksi kisaran harga $50.000–$100.000 untuk siklus 2020–2021. Model ini memiliki banyak kritikus, tetapi tetap menjadi alat peramalan yang paling banyak dikutip di komunitas kripto.
Hukum Kekuasaan — hukum pangkat yang menggambarkan pertumbuhan Bitcoin sejak tahun 2010. Peneliti Giovanni Santostasi telah menunjukkan bahwa harga BTC Mengikuti hukum eksponensial yang stabil secara statistik. Garis bawah model ini tidak pernah ditembus ke bawah pada penutupan bulan selama 15 tahun terakhir.
Perbandingan model penetapan harga BTC
| Model | Melengkung | Horison | Ketepatan | Pembatasan |
|---|---|---|---|---|
| Bagan Pelangi | Regresi logaritmik | Siklus (4 tahun) | Tinggi | Tidak memperhitungkan fondasinya |
| Stok-ke-Aliran | Kelangkaan | 1–4 tahun | Rata-rata | Statistik kontroversial |
| Hukum Kekuasaan | Hukum daya | 10–20 tahun | Tinggi (jangka panjang) | Bukan untuk taktik |