Analisis Peringatan Harga SuperChart

Long/Short Perbandingan mata uang kripto

Bagaimana rasio long-to-short dihitung dalam kontrak berjangka, nilai apa yang dianggap ekstrem, dan mengapa metrik ini dibaca "terbalik"—kontrarian, sehubungan dengan pendanaan dan likuidasi?

Rumus

Rasio = posisi beli ÷ posisi jual. Nilai 1,5 berarti bahwa untuk setiap posisi jual, ada satu setengah posisi beli (60% berbanding 40%). Bursa menerbitkan dua rasio: berdasarkan jumlah akun dan berdasarkan volume posisi.

Logika kontrarian

Ketika hampir semua orang memegang posisi beli, tidak ada lagi yang mau membeli—pasar rentan terhadap gelombang likuidasi. Kelebihan posisi yang ekstrem di satu sisi lebih sering menjadi sinyal pembalikan tren daripada kelanjutan tren.

Sumber data

Statistik agregat posisi dipublikasikan oleh bursa itu sendiri (Binance, OKX, Bybit) melalui terbuka APIMetodologi yang digunakan berbeda-beda, sehingga tidak mungkin untuk membandingkan nilai secara langsung antar bursa.

Data posisi langsung kini tersedia. TRdesk

Pendanaan menunjukkan pihak mana yang membayar kelebihan posisi, dan data likuidasi menunjukkan di mana posisi yang kelebihan beban sudah dieliminasi. Kedua metrik ini dihitung dari data real-time kami sendiri.

Cara penggunaan Long/Short Rasio dalam perdagangan?

Long/Short Perbandingan Menunjukkan persentase pedagang di bursa tertentu yang memegang posisi beli (long position) dan persentase yang memegang posisi jual (short position) di pasar berjangka. Ini adalah data agregat berdasarkan posisi semua akun yang memperdagangkan kontrak berjangka perpetual. Binance, OKX, Bybit dan platform derivatif utama lainnya.

Ciri utama indikator ini adalah sifatnya yang berlawanan dengan arus utama. Pada Maret 2024, ketika Bitcoin memasang yang baru ATH di atas $73.000, posisi beli pada Binance Memegang lebih dari 72% posisi terbuka—rasio yang ekstrem. Justru dalam kondisi inilah pasar paling rentan: sebagian besar sudah melakukan posisi beli, daya beli telah habis, dan setiap peristiwa negatif memicu serangkaian likuidasi.

Situasi sebaliknya: pada November 2022, di puncak kepanikan seputar FTX, porsi posisi short melonjak menjadi 60-65%. Sebagian besar melakukan short selling di pasar atau keluar dari posisi mereka. Secara historis, ini bertepatan dengan terbentuknya titik terendah: posisi short "terlalu tepat," dan pergeseran positif sekecil apa pun dapat memicu short squeeze.

Interpretasi nilai ekstrem

70%+

Kelebihan berat badan yang sangat ekstrem dan berkepanjangan

Pasar cenderung menguntungkan pembeli. Sebagian besar bertaruh pada pertumbuhan. Hal ini diinterpretasikan secara kontrarian: daya beli hampir habis, dan risiko posisi beli dilikuidasi semakin meningkat. Ini bukan sinyal jual, tetapi alasan untuk menurunkan leverage.

60%+

Celana pendek ekstrem, kelebihan berat badan

Pasar diliputi rasa takut, dengan sebagian besar pelaku short selling memilih untuk keluar dari pasar. Sinyal kontrarian: potensi terjadinya short squeeze. Jika muncul katalis positif, pergerakan naik akan diperkuat oleh pembelian kembali paksa terhadap posisi short selling.

50–60%

Zona netral

Pasar berada dalam keseimbangan relatif. Baik posisi beli maupun jual tidak memiliki keuntungan yang signifikan. Pergerakan harga ditentukan oleh faktor eksternal—berita, analisis teknis, dan data on-chain.

Perubahan tajam dalam satu jam

Pergeseran rasio yang cepat (lebih dari 3-5% dalam beberapa jam) merupakan sinyal penting. Likuidasi besar-besaran pada posisi beli atau jual mengubah rasio tersebut. Hal ini mengkonfirmasi pergerakan harga saat ini dan kekuatannya.

Alat terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)